Selasa, 23 September 2014

KARYA TULIS
CANDI PRAMBANAN JOGYAKARTA
LamTim.jpg








                       
Nama              : As’ari
                        Nis                   : 615
                        Jurusan            : Ilmu Pengetahuan Alam

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 SEKAMPUNG
TAHUN AJARAN 2012/2013

HALAMAN PERSETUJUAN
Judul laporan       : CANDI PRAMBANAN JOGYAKARTA
Nama                          : As’ari
Nis                               : 615
Jurusan                        : Ilmu Pengetahuan Alam
Karya tulis ini di periksa dan disyahkan pada :
Hari                             :
Tanggal                       :
Tempat                        : SMAN 2 SEKAMPUNG

Mengetahui,
Kepala Sekolah SMAN 2 Sekampung






Pembimbing,
            TRIWAHYU HANDOYO, M.Pd    
NIP. 197006251995121002
SITI ASIYAH .S.Pd.
NIP.197104242010012001




KATA PENGANTAR
Rasa syukur saya sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat kemurahan Nya saya dapat membuat dan  menyelesaikan Karya Tulis ini sesuai yang diharapkan. Dalam Karya Tulis ini saya membahas “Candi prambanan Jogyakarta”. Karya Tulis ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman tentang Candi prambanan Jogyakarta.
Selanjutnya, disini penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.      Bapak TRI WAHYU HANDOYO M.Pd, selaku kepala SMA N 2 SEKAMPUNG
2.      Ibu SITI ASIYAH S,pd, selaku Pembimbing dalam pembuatan karya tulis ini.
3.      Orang tua penulis yang telah memberikan dukungan dalam pembuatan karya tulis ini.
Penulis telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan Karya Tulis yang terbaik, akan tetapi karena keterbatasan penyusun masih banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik dari pembaca dan guru pembimbing untuk menyelesaikan Karya Tulis berikutnya.


Sekampung, 28 Agustus 2013


Penyusun


MOTTO

Jangan menilai orang lain dari depan saja, tetapi lihatlah/nilailah orang lain itu,      dari hati nuraninya juga













DAFTAR ISI
Halaman judul……………………………………………………………………. ...  i
Halaman persetujuan……………………………………………………………… .. ii
Kata pengantar……………………………………………………………………… iii
Motto………………………………………………………………………………... iv
Daftar isi…………………………………………………………………………… . v
BAB I PENDAHULUAN
a.       Latar belakang masalah…………………………………………………….  1
b.      Rumusan masalah……………………………………………………………
c.       Tujuan kegiatan…………………………………………………………….  2
d.      Metode pengumpulan data………………………………………………….
BAB II PEMBAHASAN
a.       Lokasi atau letak objek wisata…………………………………………….. 3
b.      Sejarah objek wisata……………………………………………………….. 3
c.       Seputar objek wisata (koleksi,jenis objek wisata, dll)……………………... 3
d.      Kegunaan/manfaat dari objek wisata ………………………………..…...... 6
e.       Evaluasi objek wisata ……………………………………………………... 6
BAB III PENUTUP
a.       Simpulan…………………………………………………………………..  8
b.      Saran……………………………………………………………………....  9
DAFTAR  PUSTAKA………………………………………………………..…..  10
LAMPIRAN…………………………………………………………………..….  11
Biodata penulis…………………………………….………………………....…... 13



I.PENDAHULUAN

A.   LATAR BELAKANG MASALAH
Candi Prambanan adalah salah satu candi terbesar yang ada di Indonesia dan merupakan salah satu situs kebanggaan yang dimiliki Indonesia baik sebagai objek wisata maupun sarana keagamaan. Candi ini merupakan candi yang bercorak Hindu sesuai dengan fakta sejarah yang ada. Candi ini terbilang cukup unik dan menarik karena pada awalnya candi ini dibangun tidak menggunakan semen atau perekat lainnya. Penulis merasa tertarik untuk mempelajari dan akhirnya menyusunnya dalam bentuk sebuah karya tulis
Karya tulis ini ditulis berdasarkan hasil kunjungan ke Candi Prambanan yang terletak di daerah Prambanan Sleman-Yogyakarta saat study tour.  Dalam penulisan karya tulis ini, penulis memiliki beberapa alasan yaitu penulis secara langsung mengamati bentuk fisik candi Prambanan di lapangan, mengemukakan sebab-sebab mengapa masalah yang dipersoaalkan perlu diteliti dan ditulis.  

B.  RUMUSAN MASALAH
            1. lokasi atau letak  candi prambanan ?
            2. sejarah candi prambanan?
            3. deskripsi bangunan ?
            4. apa manfaat yang kita dapatkan dari mengenal candi prambanan?





C.  TUJUAN PENYUSUN KARYA TULIS
Tujuan penyusunan karya tulis ini adalah :
1.            Mengenal dan menambah pengetahuan tentang tempat-tempat bersejarah di
Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya candi Prambanan.
2.            Memotivasi generasi muda untuk mencintai seni budaya bangsa Indonesia
3.            Mengetahui sejarah tentang asal mula dibangunnya candi prambanan dan               candi-candi disekitarnya
4.            Menumbuhkan minat generasi muda terhadap sejarah melalui penelitian benda-benda bersejarah.
5.            Dapat menghargai tokoh pahlawan terdahulu

D.  METODE PENGUMPULAN DATA
            Metode yang di gunakan dalam pengumpulan data adalah :
1.      Observasi atau pengamatan langsung pada objek
2.      dokumentasi





                                                                                       




II. CANDI PRAMBANAN JOGYAKARTA

A. LOKASI CANDI PRAMBANAN
Candi loro jonggrang atau yang sering di sebut candi prambanan terletak  persis di perbatasan propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan propinsi jawa tengah ± 17 km kea rah timur dari kota Yogyakarta atau  ± 53 km sebelah barat Solo. Komplek percandian prambanan ini masuk ke dalam dua wilayah yakni komplek bagian barat masuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan bagian timur masuk wilayah propinsi jawa tengah. Percandian prambanan berdiri di sebelah timur sungai opak ± 200 meter sebelah utara jalan raya Yogya-Solo

B. SEJARAH
            Candi Prambanan adalah mahakarya kebudayaan Hindu dari abad ke-10. Bangunannya yang langsing dan menjulang setinggi 47 meter membuat kecantikan arsitekturnya tak tertandingi. Candi yang utama yaitu Candi Siwa (tengah), Candi Brahma (selatan), Candi Wisnu (utara). Didepannya terletak Candi Wahana (kendaraan) sebagai kendaraan Trimurti; Candi Angkasa adalah kendaraan Brahma (Dewa Penjaga), Candi Nandi (Kerbau) adalah kendaraan Siwa (Dewa Perusak) dan Candi Garuda adalah kendaraan Wisnu (Dewa Pencipta).




C. SEKILAS TENTANG OBJEK WISATA
Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.
Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur.
Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.
Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.
Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.
Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang.
Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).
Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.
Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.
Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.
Banyak bagian candi yang direnovasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain. Sebuah candi hanya akan direnovasi apabila minimal 75% batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.
Sekarang, candi ini adalah sebuah situs yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1991. Antara lain hal ini berarti bahwa kompleks ini terlindung dan memiliki status istimewa, misalkan juga dalam situasi peperangan.

D. MANFAAT OBJEK WISATA
Untuk memperluas wawasan penulis dan pembaca mengenai situs sejarah candi prambanan.
Memberikan gambaran umum mengenai candi prambanan serta perkembangannya.
Penyebaran informasi tentang upaya pelestarian Candi Prambanan.
Mengetahui sejarah tentang asal mula dibangunnya candi prambanan dan candi-candi disekitarnya
Menumbuhkan minat generasi muda terhadap sejarah melalui penelitian benda-benda bersejarah.

E. EVALUASI OBJEK WISATA
Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia
Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.
Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.








III. PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dengan adanya data yang diperoleh dari uraian penulis dapat menyimpulkan :
1.            Candi prambanan memiliki keistimewaan dan pesona keindahan yang bukan saja dari bentuk bangunan dan tata ruang, namun juga dari sisi filosopi dan sejarahnya.
2.            Candi Prambanan memiliki banyak sejarah sehingga banyak wisatawan mancanegara yang datang untuk melihat secara langsung kemegahannya.
3.            Candi Prambanan merupakan peninggalan kebudayaan Hindu terbesar di Indonesia dan warisan bernilai tinggi dari abad ke-9.
B. SARAN-SARAN
Setelah Penulis berkunjung ketempat rekreasi ini, penulis mempunyai sedikit saran untuk tempat rekreasi yang menyenangkan antara lain :
1.            Kunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di daerah Yogyakarta agar dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejara-sejarah dan seni budaya Indonesia.
2.            Jagalah etika dalam berkunjung ke Candi Prambanan karena tempat tersebut sejatinya adalah tempat ibadah
3.            Lestarikan dan kembangkan potensi warisan budaya agar Candi Prambanan yang sebagai peninggalan bersejarah yang tak ternilai harganya ini mampu memaksimalkan potensi karena selain merupakan sumber penghasilan untuk masyarakat sekitar Prambanan juga aset parawisata nasional Indonesia penambah devisa Negara selain non-migas.
4.            Sebaiknya upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk menjaga dan melestarikan Candi Borobudur tersebut tetap menjadi daya tarik terutama dari segi kepariwisataan , arkeologi dan ilmu pengetahuan .
5.            Penulis mengharapkan kerapihan dan kebersihan di Candi Prambanan tetap terjaga.



















                                                               


DAFTAR PUSTAKA
Candi di Indonesia. Candi Prambanan. http://candi.pnri.go.id/jawa _tengah_yogyakarta/prambanan/prambanan.htm. 29 januari 2012
Candi-candi di Jawa Tengah (2011). Candi Prambanan. (http://candidiy .tripod.com/prambanan.htm. 29 januari 2012
Google (2012). Hasil penelusuran Gambar. http:// google.com. 29 januari 2012.
Wikipedia (2012. Wikipedia Indonesia. http://wikipedia-Indonesia.com. 29 januari 2012
Wisata Prambanan (2013) Candi Prambanan. Yogyakarta















LAMPIRAN

Prambanan Trimurti.jpghttp://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5f/Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPG/170px-Main_shrine_of_Prambanan_temples.JPGFOTO CANDI PRAMBANAN








Foto104.jpgFoto139.jpg
Foto108.jpg
Foto109.jpg


12
 
 



Foto136.jpgFoto111.jpg
Foto142.jpgFoto103.jpg
Foto140.jpg





BIODATA PENULIS

Nama               : As’ari
Nis                   : 615
Kelas               : XI IPA1
Alamat                        : Desa Giriklopomulyo 57b Kec. Sekampung Kab. Lampung Timur.
Nama orang tua           :
a.       Ayah         : Madari
b.      Ibu             : Sutinah
Pekerjaan orang tua     :
a.       Ayah         : Tani
b.      Ibu             : Tani
Riwayat pendidikan    :
1.      SD N 3 Giriklopomulyo 57b
2.      SMP N 4 Sekampung

3.      SMA N 2 sekampung (sedang di tempuh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar